Entri yang Diunggulkan

MAKNA JIHAD DI ERA MILLENIAL Peran Jihad di Zaman Rasulluallah SAW Sejarah singkat makna   jihad dahulu yang mana jihad kini tak lag...

Friday, December 14, 2018


MAKNA JIHAD DI ERA MILLENIAL

Peran Jihad di Zaman Rasulluallah SAW
Sejarah singkat makna  jihad dahulu yang mana jihad kini tak lagi harus dengan menggunakan perang dimana pada zamannya ke khalifahan Nabi Muhammad SAW. Sebab jihad pada dasarnya adalah dimana saat umat Nabi dirintangi dalam peribadahannya  dan disaat menyiarkan islam. Dimana keamanan seorang kaum mukminin terganggu dan terancam kehidupannya. Lantas rintangan itu tidak langsung dengan perang namun diberikan nasehat ataupun berunding sebagai  jalan  titik tengah atau jalan keluar. Ketika kaum muslimin sudah berupadaya menyelesaikan permasalahan tanpa kekerasan tapi tidak kunjung juga selesai. Maka sebagai orang islam pun melawan dengan kata jihad sebagai bentuk pembelaannya terhadap orang-orang yang tidak senang dengan Nabi Muhammad SAW. Pada dasarnya dengan melakukan perlawanan maka itu juga termasuk salah satu upaya untuk menghilangkan bentuk tindakan penindasan. Upaya tersebut dalam pemaknaan jihad seperti itu, sebab pada zaman tersebut dimana para umatnya Muhammad masih hidup di zaman jahiliyah sebelum kedatangan Rasulullah sebagai pembawa wahyu.
Pada awal kedatangannya Nabi Muhammad yang memiliki iktikat baik yaitu ingin menuntun umatnya pada jalan yang benar. Sebab sebelum kedatangan Muhammad penduduk Mekah Madinah  memiliki praktik-praktik kegiatan yang mana kegiatan tersebut merupakan hal yang sia-sia bahkan dapat merugikan diri-sendiri maupun oran lain. Seperti meminum khomer atau  minuman yang membuat seseorang mabuk, mencuri ataupun berjualan dengan tidak jujur dan lain sebagainya. Dan disinilah peran islam untuk meluruskan itu semua demi kesejahteraan para umatnya Nabi Muhammad SAW. Adapun dalam praktiknya Nabi adalah dengan menyebarkan dari kalangan keluarga lalu sohabatnya hingga kalangan masyarakat umum sampai mampu diterima.

a.      Praktik Jihad di Masa Modern
Seiring barjalannya waktu yang dimana cara berfikir manusia lebih maju dan rasional. Disetai dengan meningkatnya fasilitas dibidang teknologi sehingga memudahkan manusia dalam segala bidang. Hal tersebut ditambah dengan jaringan internet sehingga manusia dapat melakukan komunikasi, membaca ataupun sekedar untuk mencari hiburan. Damapak dari perkembangan dunia teknologi sebab pemikiran manusia juga semkin meningkat juga mempengaruhi dalam perkembangan islam. Perkembangan islam pun semakin mudah dengan adanya teknologi terlebih dikalangan remaja islam masa sekarang.  Dalam menyiarkan seruan islam tak lagi harus dengan bertatap muka langsung tapi bisa melalui media social dimana seseorang berbicara tidak didepan orang banyak tapi berbicara didepan kamera sebagai alat perekam yang nantinya akan di unggah di internet.
      Zaman telah berganti yang mana esensi dari suatu agama ataupun norma-norma yang tegantung dalam islam mengalami revolusi. Sebab aspek alam dalam kehidupan yang mempengaruhi manusia yang menuntut manusia untuk berubah dengan adanya kearifan local. Pada masa millennial sekrang eksistensi dari suatu makna jihad telah berubah dengan peran menyebarkan pesan perdamaian. Dan dengan upaya menuntut ilmu setinggi mungkin guna menjauhkan diri dari ketertinggalan dimana intelektualitas manusia semakin tinggi.  
     
Praktik Jihad di Era Millennial 
Peran jihad pada masa sekarang terlebih para generasi muda dalam menunjukan eksistensinya agama islam di era millennial. Sebab kesalahan dalam menafsirkan tentang jihad zaman dahulu dengan jihad di era sekarang itu berbeda dalam praktiknya.  Terlepas dari itu budaya juga turut menyumbang dalam membantu menyiarkan agama islam dengan akulturasi budaya masyarakat sehingga mudah diterima oleh masyarakat. Praktinya pada zaman sekarang peran pemuda masih sangat dibutuhkan sebagai barisan terdepan guan menghindari perpecahan jangan sampai menjadi pelaku provokator. Usaha pada masa millennial ini dengan memperkaya pengetahuan guna menolak kebodohan agar tidak mudah terpancing ataupun terpengaruh oleh lingkaran setan. Sebagai kaum muda dalam memerangi kebodohan perlu juga dengan dilandasi pemikiran yang rasional yang bertungku pada religiusitas. [1]Remaja yang hidup dimasa millennial dalam perannya menyuarakan anti kekerasa dan intolerant dalam praktik doktrin beragama sekuler dan konservatif, dalam upaya mensosialisasi keragamanan dalam kebersamaan. Segai remaja yang aktif dalam memutus rantai kebodohan di masa lalu.
Dengan melakukan inovasi terbaru dalam menyebarkan pesan perdamaian maka upaya ini juga merupakan sifat jihad sebab ada upaya melawan atau memerangi dari sifat pemikiran yang sempit. Upaya yang dilakukan dalam ikut membantu mengkamanyekan suara perdamaian demi menjaga keutuhan NKRI. Sebagai generasi yang memperjuangkan kelanjutan dari umur suatu negara dapat bertahan lebih lama sebab adanya kesatuan yaitu Bhineka Tunggal Ika . Semboyan  tersebut sudah diwariskan sejak zaman kemerdekaan setelah perginya penjajah. Diera sekaran penjajah datang melalaui kebodohan sebab dengan kebodohan manusia mudah terombang-ambing oleh pemhaman ataupun doktrin, dengan menanamkan agama kebencian. Mudah terpercaya dan terbawa arus oleh berita hoax melalui media social. Sebab hancurnya dunia bukan dari orang lain melainkan rusaknya akal sehat diri sendiri. Maka dari itu sifat malas terhadap mencari ilmu juga merupakan bentuk salah satu pendzoliman pada diri sendiri.



[1] http://www.nu.or.id/post/read/72321/menjadi-santri-di-era-millennial